Tampilkan postingan dengan label Lagi Bener. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lagi Bener. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Desember 2014

Lembar Mahasiswa (Terakhir?)

Penampakan saat ini (mengalami pembesaran
di semua bagian)
Wahhh… sudah lama sekali tidak melanjutkan rutinitas menulis di blog ini. Kegiatan dan pekerjaan jadi alasan utama, dan sudah hampir setahun yaaa sejak tulisan terakhir. Banyak sekali kejadian dan moment penting yang saya ingin bagi dengan teman – teman, semoga setelah ini saya tidak lagi malas menulis. Haahaaa….

Hari ini mungkin tidak akan sama dengan hari hari yang lain, tepat dihadapan saya berhamburan kertas ujian dan tugas kuliah. Diatas meja dengan hanya ditemani satu botol minuman dingin dan musik klasik khas youtube saya berusaha menyelesaikan lembar demi lembar. Yaa… ini bukanlah lembar ujian yang biasa membuat saya stress ataupun jungkir balik seperti tahun – tahun sebelumnya, kertas ujian kali ini membuat saya tersenyum puas dengan lambungan kenangan dan cita – cita indah

Kertas ujian ini milik mahasiswa tempat saya mengajar, yaa… selama beberapa semester belakang saya berhasil (dengan penuh darah) menjadi salah satu asisten dosen di departemen Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia, sebuah cita – cita yang berhasil saya wujudkan semenjak mahasiswa baru. Menjadi asisten dosen ternyata tidak semanis yang saya bayangkan, banyak tantangan dan ujian yang harus saya lalui hingga sampai ditempat sekarang. Menyiapkan bahan ajar, memperdalam materi, hingga meladeni pertanyaan mahasiswa satu persatu menjadi rutinitas tiap minggunya. Sungguh mengasyikkan melihat mahasiswa baru dengan semangat segar mereka.

Menjadi asisten dosen saya sebut separuh cita – cita. Hal ini karena minat saya dalam dunia pendidikan yang teramat besar, senang rasanya bisa membagi pengetahuan dengan orang lain. Semoga dengan ini pintu saya untuk terus menimba ilmu pengetahuan terus dibukakan (amin). Saya tidak memungkiri niat saya untuk menjadi dosen dikemudian hari, namun saya juga tidak bisa mengingkari minat saya dibidang penelitian dan pengembangan daerah. Dunia ini masih luas bagi saya untuk menimba pengalaman dan pengetahuan, semoga apapun yang terjadi nanti adalah yang terbaik bagi saya dan penghidupan orang lain.

Lamunan saya melambung begitu jauh ketika menulis tulisan ini, saya melupakan lembaran mahasiswa yang ada di atas meja. Kembali saya lihat satu persatu absensi mahasiswa yang pernah saya ajar, wajah dan senyum mereka terlintas satu persatu. Begitu cepat rasanya kebahagiaan ini berlalu, semoga kertas mahasiswa ini bukan menjadi kertas mahasiswa terakhir yang saya koreksi. Salam sukses buat kalian semua, terimakasih atas semua pembelajaran yang saya terima


Ruang 24 jam FEUI

Sabtu, 14 Januari 2012

LEADERSHIP

"Biro MTI sebagai yang terbaik
di BPM FEUI periode 2011"

Baru saja lewat pleno akhir BPM (Badan Perwakilan Mahasiswa) FEUI, ini rasa lepas tanggung jawab sudah datang saja. Sama sekali TIDAK menggambarkan fakta belum kelarnya beberapa tugas sebelum serah terima, haaa.. haa… (evil laugh). Diakui atau tidak memang ada sedikit kegalauan dalam diri saya untuk menentukan kepanitian di semester depan. Terlalu banyak pilihan yang menggiurkan. Mulai dari kegiatan penelitian, Senat mahasiswa, koperasi mahasiswa, jurnalistik, olahraga, pecinta alam, jurnalistik, forum studi agama, English club, atau malah tetap lanjut di BPM periode 2012. Fuuhh,,,  Lagaknya butuh 7 “Malam Minggu” untuk mengambil keputusan.

Bicara tentang kegiatan kampus, jujur saya merasa kuliah tanpa organisasi ibarat “api tanpa arang”. Seperti tak ada semangat yang membakar diri untuk datang lebih pagi ke kampus selain buat nyalin jawaban tugas (ehh,,?)

Organisasi tentu tidak akan pernah lepas dari masalah kepemimpinan (leadership) yang sudah pasti PENTING untuk mahasiswa sebagai wadah belajar “memimpin” dan “dipimpin” sebelum kelak dilepas secara liar  di tengah masyrakat. Dan dari sini banyak pelajaran yang sudah pasti tidak kita dapat di dalam kelas dan kuliah – kuliah para dosen, sehingga merugilah mereka mahasiswa yang hanya berfokus pada “Text Book”. Ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari interaksi sosial Bung,,,

Terlalu banyak memori  leadership yang saya peroleh belakangan, seperti sudah mendewasa sedikit pribadi ini. Salah satunya adalah pelajaran bagaimana karakteristik pemimpin yang baik dan benar oleh “Mr. Swasono”. Sosok demi sosok pemimpin  berhasil beliau tuliskan dengan anggun dikertas yang dibagikan ke mahasiswanya, berikut beberapa kutipan tentang pemimpin yang melegenda tersebut, meninjau ulang legenda jawa sepertinya[1]


KEPEMIMPINAN

Oleh : Sri Edi Swasono
Penggalan : KOMPAS, Rabu, 12 Oktober 2011


Semua untuk rakyat

“Takhta adalah untuk rakyat”. Inilah adagium dan dokterin demokarasi pancasila yang harus menyertai gaya kepemimpinan nasional.
Dalam suatu krisis, masyrakat terdorong berandai – andai, mencari berbagai ibarat dan symbol – symbol keanggungan paripurna sebagai idealism cultural. Angan – angan akan tibanya satria Piningit atau Ratu Adil adalah ekspresi situasi krusial yang menyertai krisis kepemimpinan.

Maka, visi cultural keadiluhungan mengadaiakan sang pemimpin haruslah seperti Matahari (enabling leader). Tidak saja memberikan penerangan, pencerahan, dan transparansi, tetapi juga energy hidup, aksiomatik tegas tanpa ragu untuk terbit atau terbenam. Ia harus seperti Bulan (team building leader), menghadirkan harmoni hidup, kerukunan, ketentraman batin, dan keindahan paripurna. Ia harus seperti Bintang (visionary, master leader), member kejelasan mata angin, menegaskan arah perjuangan, mampu mengarahkan visi dan misi. Pemimpin juga harus seperti Udara (soulmate leader), menghindari kevakuman, mengisi kekosongandan kerinduan kawula. Ia harus seperti Air (democratic leader) , senantiasa menjaga emansipasi agar tidak miring kiri atau ke kanan, tak ada “anak tiri” dan tak ada “anak emas”.

Ia pun harus seperti Samudra (wise, decise leader), penuh ketangguhan, tak surut jika ditimba, tak meluap jika diguyur. Tentulah samudra dapat menggemuruh menggelora, teguh menjaga martabat, turun tangan membinasakan perselingkuhan, patriotik tanpa tara, dalam kias “sedumuk bathuk senyari bumi, pecahing dhada wutahing ludiro sun labuhi taker pati” (jika dahi dicoreng, sejengkal tanah dijarah, pecahnya dada dan tumpahnya darah, nyawa taruhannya)

Ia harus seperti Bumi (prosperity leader servant leader ), symbol ketiadaan  dendam, pemaaf, senantiasa menumbuhkan biji – bijian, dan menyediakan kemakmuran penuh kepalahwanan. Ia juga harus seperti Api (lawful leader), mampu menghukum yang salah tanpa pandang bulu, sekaligus menghindari bermain api.

Kepemimpinan saat ini sedang diuji dengan perombakan kabinet. Langkah ini akan sia – sia jika tidak bisa memberikan harapan baru kepada rakyat yang telah capek miskin, capek menganggur, capek antre, capek memikul beban hidup mahal, capek terpinggirkan sebagai kuli dinegeri sendiri. Rakyat harus termajinalisasi oleh kesenjangan kaya-miskin, tersiksa kecemburuan aspiratif antara kesengsaraan hidup dan kemewahan melimpah. Transfer pemilikan dari si miskin ke si kaya adalah pembagian dari pembangunan. Rakyat akan terlentang dalam proses menderisasi (inferiozation), menjadi inleader ditengah proses quasi-westernisasi

Saya yakin presiden tidak lengah lagi, menghindari kecelakaan momentum, berani tegas menyingkirkan yang lemah karakter, lemah nasionalisme, selingkuh politik, dan terendikasi korup. Jika yang dibenci rakyat ini tetap dipertahankan, presiden akan terkena getah dari mendiokritas cabinet bentuknya sendiri


SRI-EDI SWASONO
Guru besar FEUI



[1] Wahyu mahkuta : rahasia kepemimpinan jawa pusaka Hasra Brata,17 juni 2011

Sabtu, 31 Desember 2011

CATATAN AKHIR TAHUN 2011

Kelas "Sistem Ekonomi 2011" Sri Edi Swasono - Pius Nugraha
Pembangunan nasional harus dirancang sebagai proses humanisasi, menolak dehumanisasi, menggusur kemiskinan bukan menggusur orang miskin. Pembangunan dirancang untuk meningkatkan kemakmuran dan kebahagiaan manusia ( to have more dan to be more ), bukan mengeksploitasi dan mensubordinasi manusia lain.


Alle menschen warden bruder ( all men are brothers ). Pembangunan merancang peningkatan the brotherhood of men ( kebersamaan dan kekeluargaan antarmanusia ), membentuk peaceful co-existence (hidup berdampingan secara damai ). Persaingan bukan untuk menang – menangan, persaingan bukan free fight liberalism, persaingan antarmanusia dan antarbangsa imperatif adalah sekedar perlombaan ( concourse, kontes ).

Kerjasama adalah hakikat dari hidup bersama sesama manusia sebagai makhluk sosial ( homo socius yang humanus ), berkerjasama adalah suruhan semua agama untuk ber-jemaah dan ber-ukhuwah. Kerjasama mendorong kemajuan peradaban sinergisme.

Pembangunan ekonomi sekedar onderdil dari pembangunan manusia seutuhnya. Teologia memangku dogma bahwa apa yang ada di langit dan di bumi adalah milik Sang Pencipta, manusia – manusia di muka bumi hanyalah mandataris Tuhan ( Khalifatullah ), jadi adalah apa yang ada di langit dan bumi adalah “milik bersama” dari manusia, hak milik berfungsi sosial, tidak dibenarkan penguasaan mutlak dan monopoli pemilikan. Conquest, seizure and rule imperialistic adalah kejahatan kemanusiaan, pengkhiatan peradaban.


SES
28 Desember 2011


“lembar terakhir kelas beliau dan setumpuk cita lain yang dilemparnya”


Veto Tyas Indrio

Jumat, 25 November 2011

Brave to be Writer

"Contoh Poster"

Perkembangan NTB di bidang ekonomi adalah aspek yang penting untuk kita ketahui sebagai bagian dari rakyat yang memiliki perhatian dan kecintaan mendalam kepada daerah, termasuk didalamnya semangat juang untuk memajukan daerah. Terlepas dari itu, tak hanya perkembangan ekonomi akan tetapi turut juga meluas pada aspek penting lainnya, seperti pendidikan dan budaya.

Baru – baru ini “Guru Besar  Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia”, Sri-Edi Swasono dalam kelasnya mengungkapkan kekhawatiran tentang pembangunan di negara ini, menurut nya pembangunan yang terjadi sekarang adalah pembangunan yang menggusur rakyat miskin, bukan kemiskinan. Rakyat – rakyat di kota besar mengalami penggusuran demi pembangunan pusat – pusat perbelanjaan asing, perumahan - perumahan mewah, hotel dan restoran – restoran besar lainnya “modernisasi ala westernisasi cekak ini menjadi cita – cita pembangunan Indonesia tereduksi menjadi pembangunan di Indonesia, pembangunan Betawi menjadi pembangunan di Betawi dan barangkali pula pembangunan Surabaya telah pula menjadi sekedar pembangunan  di Surabaya” ungkapnya di salah satu [1]surat kabar. Menurut beliau tentu tidak ada salahnya dari membangun mall dan tempat – tempat mewah diatas namun kesemuanya itu haruslah menghormati sosial  politik dan ekonomi rakyat Indonesia, dalam arti globalisasi dan pembangunan haruslah memihak rakyat Indonesia itu sendiri.

Berdasarkan hasil proyeksi pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Barat,  Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat mencatat laju pertumbuhan ekonomi daerah Nusa Tenggara Barat pada triwulan III 2011 mencapai 14,22 persen dengan subsektor pertambangan dan nonmigas, namun jika tanpa itu hanya tumbuh 9,57 persen. Memang, Pada umumnya, sektor-sektor dalam perkonomian NTB pada triwulan III 2011 mengalami peningkatan kuantitas produksi, sehingga nilai tambah yang tercipta meningkat. Disisi pariwisata, pertumbuhan wisata di Lombok dihitung linear, mulai dari 10 persen lalu 15 persen dan seterusnya, jumlah 500.000 wisatawan pada 2008 bakal mencapai 945.000 pada 2012 [2].

Sehingga dapatlah kita simpulkan bersama bahwa perkembangan wisata di NTB mengalami perkembangan yang cukup hebat, tak heran banyak turis lokal dan asing  datang berwisata ke provinsi ini. Mengingat hal ini,  harusnya rakyat sekitar dapat memanfaatkan peluang untuk memajukan perekonomian, budaya, sosial dengan proses yang selektif, dalam arti sesuai dengan ciri khas masyarakat NTB, tak khayal jika provinsi seribu masjid ini bermimpi menjadi daerah yang maju dan berkembang. Sayangnya kesempatan ini malah memberi kenyataan berbalik, energi yang tersumbang justru malah mengancam perkembangan sosial budaya masyarakat. Lihat saja, moderenisasi menjadikan anak muda menjadi apatis terhadap culture khas NTB, mereka lebih bangga berkutub pada budaya asing, rasa percaya diri berlebih mengadopsi budaya asing. Mereka terjebak dalam kabsul globalisasi yang salah. Nyata jelas kesalahpahaman mereka tentang arti globalisasi.

 Seberapa banyak generasi muda yang mengenal gendang beleq, barapan kebo, upacara u’apua, upacara perang topat, barodak, sekeco, dan budaya luhur lainya? Lantas, haruskah hal ini berlalu begitu saja? Tentu tidak.

Terlepas dari kesemua itu, aspek penting dan layak menjadi perhatian kita, terutama para pelajar adalah masalah nasionalisme. Ada beberapa isu mengenai tingkat nasionalisme dimana para pelajar kita dikatakan tidak mampu membaca peta negaranya sendiri, banyak dari mereka tidak mengetahui dimana letak teluk Tomini, Morotai, Sorong, Timika, Miangas, Rote  atau laut Sawu. Atau tak perlu bertanya terlalu jauh, taruhlah kita ambil salah satu pelajar secara random, dapatkah dia menunjuk dengan tepat posisi gunung Rinjani dari Selong, labuhan Lembar di Lombok Barat, posisi selat Lombok dan letak geografis NTB itu sendiri dipeta dunia? Mungkin tak banyak dari mereka yang sukses menjawab tantangan tersebut. Oleh karenanya diperlukan suatu cara khusus agar pelajar mengerti keadaan daerahnya sendiri.

Menindaki serangkaian kenyataan di atas kami himpunan mahasiswa Universitas Indonesia NTB mengambil inisiatif untuk menumbuhkan kembali rasa peka para pelajar NTB terhadap perkembangan daerah NTB. Salah satu cara yang tepat kita lakukan untuk memahami perkembangan daerah kita adalah menuangkan ide dalam tulisan

Karena dirasa adanya keterbatasan mengungkapkan kreativitas langsung secara lisan, maka kami menyelenggarakan lomba penulisan esai bagi para pelajar generasi muda penerus bangsa. Dalam lomba esai perdana yang kami laksanakan ini, kami akan mengangkat tema “NTB : Dahulu, Sekarang, dan Nanti” sehingga nantinya pelajar NTB diharapkan mengenali secara mendalam letak mereka berdiri dan berani memproyeksikan peluang NTB, hingga mampu dikelola 100% oleh putra-putri daerah.

untuk contoh tulisan dan format essay dapat di download melalui link berikut



[1] Suara pembaruan 11 Agustus 2011

Sabtu, 30 Juli 2011

Akhir semester pendek


Jangan tertipu tampang imutnya
dia makhluk BERIMAN
Oke,, hari ini selesai sudah masa bakti gua di semester pendek, setelah belajar sampai mencret tadi malam akhirnya gua berhasil keluar dari ruang ujian dalam keadaan hidup. JANGAN TANYA apa yang terjadi didalam... !!! tapi yahh,, terbebas dari apapun itu intinya hari ini gua udah resmi LIBUR,,, libur satu bulan full, akhirnya gua bisa menyambut ramadhan dengan penuh hikmat tanpa gangguan. 

Liburan kali ini entah gua mau ngapain yang jelas gua pengen produktif, mungkin nulis atau mungkin rapat koordinasi buat paguyuban lagi. Whatever lah... yang penting gua enggak gabut. Ohh yhaaa,, sekarang gua OL di kampus, temen – temen yang lain masih pada ujian jam ke -2, berhubung gua sudah punya kartu bebas ujian gua bisa santai pakai wifi kampus sambil koprol enggak jelas.

Uupss,, gua lupa cerita, paguyuban gua akhirnya udah mulai kebentuk, ketua juga udah kepilih nampaknya strategi politik gua kali ini berjalan mulus, gua berhasil menjebloskan kembali teman gua ke jurang politik. haaa haa,,, selamat kepada saudara khaeri, ane percaya antum bisa, tunggu pengakuan dosa dari ana yhaaa.... ada intrik politik dibalik pemilihan kemarin. wkwkwkwkwkkk

Disamping urusan paguyuban yang enggak kelar – kelar ini, bulan puasa nanti sepertinya gua juga bakal disibukkan lagi dengan project alpha buletin gua, ne project sebenernya udah ngaret dari jadwal naik cetaknya. Ada banyak faktor yang bikin ne project belum naik cetak. masuk ke dunia media ternyata enggak semudah yang gua pikirkan dulu, sangkanya tinggal nulis enggak jelas di depan laptop sambil ngemut permen cha – cha.

Intinya banyak hikmah menjelang puasa kali ini, banyak pelajaran dan inspirasi yang gua dapat dari semester pendek kemarin. bener - bener berasa haru kalau ingat ramadhan kemarin. Waktu itu gua masih harus ikut ospek, lari sana lari sini, potong ini potong itu, buat tugas sampai mata koloran. but now here I am seorang mahasiswa tingkat dua yang masih galau (setidaknya gua naik pangkat, dari labil ke galau).

Biang keladi terlambatnya buletin
"kami bukan boy band"
Hee hee.... yang paing penting ramadhan kali ini gua bakal banyak punya waktu luang buat bermanja – manja dengan blog ini, entah sejak kapan ngepost di blog jadi hobby baru buat gua. 

Akhir kata Selamat membaca blog galau ini LAGI........
See you on my next post
***

Minggu, 26 Juni 2011

Jeritan Ujian Nasional


Kami Tidak Takut
heddeehh.....udah satu tahun ini gua resmi dikeluarin dari SMA buat ngelanjutin kuliah di depok. bulan pertama kuliah mental gua langsung drop jatuh guling - gulingan kayak kucing hamil kondisi bukaan delapan. Gimana enggak? Waktu awal bulan gua langsung diputusin ngiri lihat temen gua yang pada cakep, ganteng, tajir, cool, trendy tapi nilai tetep ASYIK, lhaa gua? Muka pas – pasan nilai bawah standar....

Galau abis...

bulan kedua gua mulai pengen balik ke zaman SMA. Zaman dimana gua berjaya, nama gua terkenal semua cewek – cewek bertekukuk lutut pengen dibagiin choki – choki  tanda tangan. “Kakak.... kakak.... photo bareng doonkk” teriakkan yang biasa gua denger tiap pagi. singkatnya waktu itu gua bahagia bangett, entah karena gua berhasil namatin Al – quran dalam satu bulan atau berhasil ngehapal hadits panjang yang diberi guru agama. Atau mungkin karena gua berhasil mancing kolam sekolah tanpa diketahui? ohh yang ini bukan gua itu temen gua, gua Cuma bantu mungutin doank

Intinya zaman SMA gua berjalan normal. g da penyiksaan, perajaman, hukum gantung ataupun lari sambil diseret – seret kuda. Semua biasa saja  sampai UJIAN NASIONAL menyapa. Busyeettt..... ujian ini bener – bener ngerubah hidup, siang malam belajar kayak orang kesetanan., beruntung gua LULUS LOLOS dari ujian beradab itu.

Oh iya, Bicara tentang ujian nasional gua inget pernah dimintain tolong buat ngasih beberapa tips ke adik kelas, belakangan diketahui mereka  tertipu dengan tampang imut gua (yang mau muntah silahkan, gua udah muntah duluan). Begitu mendapat order kayak gini gua langsung begadang ngebuat beberapa tips n trik  mutakhir yang gua pakai saat itu. Waktu itu gua inget banget nulisnya di note FB yang kemudian gua tag-in ke adik kelas. Bagi yang masih berminat untuk bahan refrensi Monggo dibacaa....


how to bost your score in national exam,,, this is my tips

Berhubung ada banyak pertanyaan serupa yang saya terima dari adek2 saya yang manis2 ini (g da yang ganteng karena berdasarkan fakta yang nanyak perempuan semua, hee) saya mulai memutuskan untuk membagi informasi mengenai bagaimana cara belajar yang baik menurut saya untuk menghadapi UAN mngkin lebih spesifik ke fisika ja kali yhaaa, tpi bisa juga di terrapin ke mata pelajarin lain kok. berikut beberapa yang perlu adek2 siapkan sebelum membaca tulisan ini lebih jauh and make decision.
  1. niat. ya iyalah,,, dimana - mana niat itu no 1, klok anda belum berniat untuk lulus, saya sarankan untuk anda berniat terlebih dahulu mulai dari sekarang. Oh yaaa,, niatin jug abaca tulisan ini sampai habiss yhaaaa >0<
  2. yakin. yakin dan percaya pada kemampuan serta skill anda bahwa anda bisa mengerjakan semua soal yang diberikan.. anda sudah belajar 3th looo, tidak akan semudah itu saja hancur dalam wakru 2 jam ^^
  3. keep your spirit. semangat dan motivasi dalam belajar itu pentiing, oleh karenanya saya saranin kepada anda untuk membuat suatu target yang ingin anda  capai. sehingga jikalau anda merasa semangat anda sedang loyo ingatlah kembali apa yang menjadi target anda, ( by H.ali ) waktu itu motivasi saya agar bisa dapet HP baru, tapi di boongin ma papi, hikss T_T
  4. persiapan. Siapkan materi – materi yang anda butuhkan untuk UN, pinjem atau fotokopi buku2 adek klas anda… klok catatan atau buku paket anda yang dulu masih ada sih lebih baguss, tpi saya ragu haa,,, haa,,,, (soalnya punya saya ilang semua, anda juga kan? Atau jangan – jangan Cuma saya saja)
  5. Silabus. Nah ini dia barang yang pling penting, sungguh sangat keterlaluan klok sampai saat ini anda blom pernah melihat silabus. Karena 100% soalnya akan keluar dari situ,. silabus semacam kisi – kisi soal yang membuat anda tidak perlu mempelajari semua materi dari kelas 1 – 3. Karena hanya ada poin2 tertentu yang akan di ujikan. Dan itu tertulis di dalam silabus semua
  6. Baca buku pembahasan UN. Karena pada biasanya soal2 yang keluar itu agak – agak mirip dengan sodaranya di tahun lalu, sehingga step – stepnya cenderung mirip. Perhatikan step2nya baik2, pelajari dan pahami
  7. Kerjakan kumpulan soal UN. Buku kumpulan soal UN seperti detik – detik itu lumayan bagus saya kiraa… jikalau anda perhatikan lebih jeli, ternyata di setiap latihan try out di dalamnya ada banyak soal yang mirip2 kann…. Ini bukti klok mang di setiap tahun tipe soal itu saling bersaudara. ^^ ( bapaknya siapa yhaaa) habisin semua soalnya maka anda akan menemukan suatu kesimpulan sendir
  8. Antisipasi. Nahhh… klok anda sudah lancer di setiap tipe soal2 yang ada di buku latihan soal saatnya mengantisipasi soal yang kemungkinan anda tidak ingini keluar. Karena kemungkinan untuk tipe soal yang berbeda dari apa yang ada di buku latihan soal2 kluar itu tetep ada… jadi kerjakan sebanyak mungkin tipe2 soal yang berbeda, intinya perbanyk lagi latihan soal di buku paket anda, kerjakan soal di setiap bab yang ada
  9. Awas soal teori. Kebanyakan siswa berfikiran kalau fisika atau kimia adalah ilmu yang membutuhkan hitung2an yang kuat, tapi inget looooo…. Pada mata pelajaran tersebut ternyata ada soal teori juga. Dan mereka mempunyai bobot yang sama dengan soal hitungan, padahal tingkat kesulitannya jelas berbeda. Jadi jangan di remehin, kalian bisa mencuri point disana
  10. SNMPTN. Ingett,, badai anda yang sebenarnya adalah masuk ke perguruan tinggi. UAN Cuma pintu gerbang yang mengantar anda kesana aja… logikanya soal SNMPTN tu lebih sulit daripada sola UAN. Jadi kalau anda bisa dengan lancer mengerjakan soal SNMPTN anda juga pasti dengan lancer mengerjakan soal UAN. Itung2 sambil menyelam buang air, heee d^^b
Ya udahh dehh, 10 aja dulu… sebenarnya masih banyak tips yang saya punya. Tapi takut ntar kepanjangan dan anda nagantuk ngebacanya. Saya udah capek2 nulis sgini panjang loo yhaa, awas klok saya denger ada yang beli kartu perdana baru lagii,,, bkin sebel tau >,</. Ini hanya sekedar informasi mengenai bagaimana saya belajar dlu, g mesti di tiru karena pada dasarnya setiap orang punya cara dan strategi belajarnya sendiri dalam menghadapi UAN atau soal – soal yang lainnya. Cukup dijadikan bahan refrensi dan pertimbangan ajaa yhaaaa…. Saya doakan semoga anda berhasil, klaau say bisa, kenapa anda tidak?Kapan – kapan saya bagiin info lagi, klok ada pertanyaan tentang akademik silahkan Tanya aja ke saya. Insya allah kalau sempat dan bisa  saya bantu
d^_^b

yupp,, tips n trik diataslah yang gua share ke adik kelas. Alay emang, tapi Tips – tips tersebut udah termasuk perbaikan dari kesalahan – kesalahan yang gua lakuin pas hari H. Mulai dari lupa rumus, lupa doa, lupa nama sampai lupa jawaban. 

Semangat buat ujiannya tahun depan, gua denger tahun ini sekolah gua 100% lagi entah pakai jawaban tuyul atau g. Tapi gua khusnul suudzon aja, lagi males mikir yang jelek – jelek.

Selamat buat yang lulus, buat angkatan yang dibawah tetep semangat!!!!

Kalian juga BISA

Minggu, 06 Februari 2011

Kesampaian juga

Yuupp.... sumpah pengen nangis ( T^T)
 g nyangka akhirnya gue bisa melihara blog . Setelah hampir 2 tahun ini mempelajari sistemasi  “How To Make your Blog” gue sukses membuat postingan pertama gue.  Yaahhhh, gue emang bukan seorang yang spesial di mata orang, but here I’m seorang mahasiswa depok umur 18 tahun yang kata kebanyakan orang ” g ‘normal” (ok’ terkadang gue juga sering ngerasa begitu).
Dengan muka ganteng oriental dan ala kadarnya ini, gue akan menceritakan semua kegiatan seharian gue yang menarik buat ditulis , mulai dari yang lucu, absurd, bego ampe hal yang bikin anda berfikir “kok bisa yaa orang kayak gini idup?” dasaarr manusia GALAU..

Well,,, apapun yang terjadi gue bakalan coba untuk tetep konsisten nulis di sela – sela kehidupan gue sebagai mahasiswa yang g banget... terkadang sering bikin lelah mental fisik (gue lebih ridho disuruh lari keliling  Monas tiap hari daripada di bunuh pelan2 pakek tugas kuliah kayak gini).
So wish me luck yhaaa.... semangat.. \^0^/